Laba United Tractors (UNTR) naik tipis 1,68% pada 2019

27 Februari 2020 | Sumber: kontan

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pelemahan harga batubara, PT United Tractors Tbk (UNTR) mampu mencatatkan kinerja yang ciamik. Entitas Grup Astra tersebut berhasil menorehkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 11,31 triliun atau naik tipis 1,68%.

Asal tahu, tahun lalu UNTR mengantongi laba bersih sebesar Rp 11,12 triliun.

Meski demikian, kenaikan laba ini tidak sejalan dengan realisasi pendapatan bersih. Pada 2019, pendapatan bersih UNTR sebesar Rp 84,43 triliun atau turun 0,22% dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun lalu yakni Rp 84,62 triliun.

Pendapatan dari penjualan barang sebesar Rp 38,79 triliun atau 45,94% dari pendapatan total. Dari total tersebut, sebanyak Rp 20,03 triliun merupakan penjualan mesin konstruksi, penambangan batubara senilai Rp 10,68 triliun, dan penambangan emas senilai Rp 7,93 triliun.

Sementara itu, sebanyak Rp 45,63 triliun atau 54,06% diantaranya merupakan pendapatan dari penjualan jasa.

Penurunan pendapatan juga diiringi oleh penurunan beban pokok penjualan sebesar 0,49% menjadi Rp 63,19 triliun. Beban lainnya yang ikut turun adalah beban keuangan yang turun 67,9% menjadi Rp 312,8 miliar.

Di sisi lain, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 3,58 triliun. Pun demikian dengan beban penjualan yang naik 7,3% menjadi Rp 1,04 triliun.

Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan realisasi kinerja UNTR sepanjang 2019 sudah sesuai dengan ekspektasi manajemen. “Sudah sesuai karena sejalan dengan kinerja operasional, yakni penurunan di bisnis alat berat di-set off dengan kontribusi baru dari tambang emas,” ujar Sara kepada Kontan.co.id, Kamis (27/2).

Guna mempertahankan dan meningkatkan kinerja, tahun ini UNTR bakal fokus pada layanan support pelanggan. Selain itu, manajemen UNTR juga akan melakukan efisiensi internal untuk meningkatkan produktivitas.